Perbedaan dari PPN vs PPH

Author

Neha Yulia

Perbedaan dari PPN vs PPH

Pasti semua sudah sering mendengar tentang istilah PPN dan PPh, bukan? Tapi, apa sebenarnya PPN dan PPh itu? Keduanya termasuk konsep perpajakan yang mungkin terdengar rumit, namun penting untuk dipahami agar kamu bisa memenuhi kewajiban sebagai wajib pajak. Untuk memudahkan dalam memahami perbedaannya, yuk simak penjelasan berikut ini!

Pengertian PPN vs PPH

PPN atau Pajak Pertambahan Nilai adalah pajak yang dikenakan pada setiap tahap produksi atau distribusi barang dan jasa di dalam negeri. Contohnya, kamu mungkin melihat tulisan "PPN" pada struk belanja di supermarket. Sementara itu, PPh atau Pajak Penghasilan adalah pajak atas pendapatan individu atau badan yang diperoleh dalam satu tahun pajak. PPh adalah pajak subjektif karena dikenakan langsung pada individu atau badan yang menerima penghasilan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Ada berbagai jenis PPh, di antaranya:

  1. PPh Pasal 21: Pajak atas penghasilan individu seperti pegawai, penerima pensiun, atau peserta kegiatan. Pemotong pajak memberikan bukti potongan kepada wajib pajak.

  2. PPh Pasal 22: Pajak berupa angsuran tahunan yang dihitung sebagai kredit pajak, terutama pada perdagangan barang.

  3. PPh Pasal 23: Pajak yang dipotong pada penghasilan dari transaksi antar pihak, seperti hadiah (15%) atau sewa (2%).

  4. PPh Pasal 25: Sistem cicilan untuk membantu wajib pajak melunasi PPh tahunan.

  5. PPh Pasal 26: Pajak untuk penghasilan dari dalam negeri yang diterima oleh wajib pajak luar negeri.

  6. PPh Pasal 29: Pajak kurang bayar yang dicantumkan dalam SPT Tahunan.

  7. PPh Pasal 4 ayat (2): PPh final yang dibayarkan sekali saja dalam satu periode dan tidak dapat dikreditkan.

 

Perbedaan PPN vs PPH

Cara Meningkatkan Peluang Diterima Kerja di Era Digital dengan Strategi yang Efektif
BACA JUGA

Cara Meningkatkan Peluang Diterima Kerja di Era Digital dengan Strategi yang Efektif

Persaingan mencari pekerjaan saat ini tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Perkembangan teknologi telah mengubah...

Berikut adalah perbedaan utama antara PPN dan PPH, yaitu:

  1. Dasar Pengenaan

    PPN: Dikenakan pada setiap transaksi barang atau jasa yang dikonsumsi di dalam negeri. Artinya, pajak ini terkait dengan aktivitas konsumsi.

    PPH: Dikenakan atas penghasilan atau pendapatan yang diperoleh individu atau badan usaha dalam satu tahun pajak.

 

  1. Subjek Pajak

    PPN: Subjek pajaknya adalah konsumen akhir yang membeli barang atau jasa kena pajak, meskipun pajak ini dipungut oleh penjual (Pengusaha Kena Pajak/PKP).

    PPH: Subjek pajaknya adalah individu atau badan yang menerima penghasilan, seperti pegawai, wiraswasta, dan perusahaan.

 

  1. Objek Pajak

    PPN: Objeknya adalah barang dan jasa yang dikonsumsi dalam negeri, disebut Barang Kena Pajak (BKP) dan Jasa Kena Pajak (JKP).
    PPH:
    Objeknya adalah penghasilan dalam bentuk apa pun, termasuk gaji, keuntungan usaha, bunga, royalti, dan dividen.

 

  1. Tarif Pajak

    PPN: Tarifnya umumnya tetap, yaitu 11% dari harga jual barang atau jasa.
    PPH:
    Tarifnya bervariasi dan dapat bersifat progresif atau flat, tergantung pada jenis penghasilan dan status wajib pajak. Contohnya, tarif PPh pribadi mulai dari 5% hingga 30%, sedangkan PPh Badan sebesar 22%.

Skill Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026: Bekal Penting untuk Bersaing di Dunia Kerja
BACA JUGA

Skill Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026: Bekal Penting untuk Bersaing di Dunia Kerja

Dunia kerja terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Jika dahulu perusahaan lebih mengutamakan nilai akademis atau...

 

  1. Jenis Pajak

    PPN: Pajak tidak langsung, karena beban akhirnya ditanggung oleh konsumen meskipun disetor oleh penjual.
    PPH:
    Pajak langsung, karena wajib pajak (individu atau badan usaha) langsung membayar pajak atas penghasilannya.

 

  1. Tujuan

    PPN: Bertujuan untuk memaksimalkan penerimaan negara dari konsumsi barang dan jasa dalam negeri.
    PPH:
    Bertujuan untuk memperoleh penerimaan negara dari penghasilan yang diperoleh individu dan badan usaha.

Meski PPh dan PPN sama-sama merupakan pajak yang penting bagi penerimaan negara, keduanya berbeda dari sisi objek, subjek, tarif, dan mekanisme pengenaan pajak. PPh lebih fokus pada penghasilan yang diperoleh, sementara PPN lebih terkait dengan aktivitas konsumsi barang dan jasa. Semoga Bermanfaat!

Tags:

Konten Terkait

Cara Meningkatkan Peluang Diterima Kerja di Era Digital dengan Strategi yang Efektif

Cara Meningkatkan Peluang Diterima Kerja di Era Digital dengan Strategi yang Efektif

Persaingan mencari pekerjaan saat ini tidak lagi sama seperti beberapa tahun lalu. Perkembangan tekn...

4 Jul 2026
Skill Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026: Bekal Penting untuk Bersaing di Dunia Kerja

Skill Paling Dicari Perusahaan Tahun 2026: Bekal Penting untuk Bersaing di Dunia Kerja

Dunia kerja terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Jika dahulu perusahaan lebih mengutamakan...

4 Jul 2026
5 Tren Dunia Kerja 2026 yang Wajib Diketahui agar Karier Tetap Berkembang

5 Tren Dunia Kerja 2026 yang Wajib Diketahui agar Karier Tetap Berkembang

Dunia kerja terus mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Jika dulu memiliki ijazah dan pengalaman ...

4 Jul 2026